<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.buanatv.com/</link>
        <description>Buana TV | Independen, Aktual &amp; Terpercaya</description>
        <lastBuildDate>Wed, 26 Aug 2026 12:12:41 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">&#039;Nggak Main-main&#039;, Prabowo Tantang Bahlil Kelarkan PLTS 100 GW dalam 3 Tahun, Iming-imingi Bintang Kehormatan</guid>
            <pubDate>Tue, 25 Aug 2026 20:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA['Nggak Main-main', Prabowo Tantang Bahlil Kelarkan PLTS 100 GW dalam 3 Tahun, Iming-imingi Bintang Kehormatan]]></title>
            <description><![CDATA[JAKARTA  Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt peak (GWp) ramp]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p><b>JAKARTA -</b> Presiden <a href="https://www.buanatv.com/tag/prabowo-subianto/" target="_blank">Prabowo Subianto</a> menargetkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt peak (GWp) rampung dalam tiga tahun. Target tersebut disampaikan Prabowo di hadapan jajaran menteri Kabinet Merah Putih, Danantara, PLN hingga Pertamina.</p>[adsense]<p>Prabowo bahkan meminta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (<a href="https://www.buanatv.com/tag/esdm/" target="_blank">ESDM</a>) <a href="https://www.buanatv.com/tag/bahlil-lahadalia/" target="_blank">Bahlil Lahadalia</a> memastikan target tersebut dapat dicapai.</p><p>"Kita akan membangun 100 gigawatt dan kita tidak main-main. Target kita adalah 100 gigawatt dalam 3 tahun. Menteri <a href="https://www.buanatv.com/tag/esdm/" target="_blank">ESDM</a>, bisa dalam 3 tahun?" tanya Prabowo dalam acara peluncuran Program PLTS 100 GWp, Selasa (25/8/2026).</p>[adsense]<p>"Siap!" jawab Bahlil.</p><p>Prabowo kemudian meminta komitmen jajaran terkait untuk mengawal proyek tersebut. Mereka antara lain CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Rosan Roeslani, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo dan Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri.</p>[adsense]<p>Menurut Prabowo, pembangunan PLTS 100 GWp merupakan langkah strategis untuk memperkuat kemandirian dan kedaulatan energi nasional.  Pemerintah ingin membuktikan bahwa target pembangunan dapat dicapai melalui kerja nyata.</p><p>"Kita buktikan lagi, ya. Nanti 3 tahun lagi kita kumpul lagi. Kita sekarang selalu bicara dengan bukti, ya!" ujar Prabowo.</p>[adsense]<p>Presiden juga menjanjikan penghargaan bagi jajaran yang berhasil menyelesaikan target tersebut lebih cepat dari waktu yang ditentukan.</p><p>Prabowo menyinggung keberhasilan program strategis pemerintah sebelumnya yang disebut mampu dicapai lebih cepat dari target. Ia kemudian menantang tim energi untuk melakukan hal serupa.</p>[adsense]<p>"Dulu swasembada pangan saya beri target 4 tahun, tim  ekonomi, tim pertanian, tim pangan berhasil 1 tahun. Berarti kalau saya kasih target 3 tahun untuk tim energi, ya. Nggak lah, udah 2 tahun lah, ya kan," kata Prabowo.</p>[adsense]<p>Dia bahkan menyebut akan memberikan tanda kehormatan apabila target pembangunan PLTS 100 GWp dapat dicapai dalam dua tahun.</p>[adsense]<p>"Kalau berhasil 2 tahun tim energi, dapat bintang lagi aku kasih tanda kehormatan," lanjutnya.<hr></p><p>Target pembangunan 100 GWp PLTS tersebut menjadi bagian dari agenda pemerintah mempercepat pengembangan energi surya dan memperkuat ketahanan energi nasional.</p>[adsense]<p>Namun, penyelesaian proyek dalam tiga tahun akan membutuhkan koordinasi lintas lembaga, kesiapan investasi, pembangunan infrastruktur pendukung serta percepatan eksekusi di lapangan.</p><p>Pemerintah kini menempatkan program PLTS 100 GWp sebagai salah satu proyek strategis dalam agenda transformasi energi nasional.* (d/dh)</p>[adsense]<p></p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buanatv.com/cdn/uploads/images/2026/08/_2379_--039-Nggak-Main-main--039---Prabowo-Tantang-Bahlil-Kelarkan-PLTS-100-GW-dalam-3-Tahun--Iming-imingi-Bintang-Kehormatan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buanatv.com/Berita/2/039nggak-mainmain039-prabowo-tantang-bahlil-kelarkan-plts-100-gw-dalam-3-tahun-imingimingi-bintang-kehormatan/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">7.029 Kali Bumi Bergetar, BNPB Prediksi Gempa Susulan NTT Baru Reda Awal September</guid>
            <pubDate>Tue, 25 Aug 2026 20:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[7.029 Kali Bumi Bergetar, BNPB Prediksi Gempa Susulan NTT Baru Reda Awal September]]></title>
            <description><![CDATA[KUPANG Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 7.029 gempa susulan terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah gempa utama M]]></description>
            <content><![CDATA[<p><p><b>KUPANG </b>-Badan Nasional Penanggulangan Bencana (<a href="https://www.buanatv.com/tag/bnpb/" target="_blank">BNPB</a>) mencatat 7.029 <a href="https://www.buanatv.com/tag/gempa/" target="_blank">gempa</a> susulan terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah <a href="https://www.buanatv.com/tag/gempa/" target="_blank">gempa</a> utama Magnitudo 7,7 pada Sabtu (15/8/2026). Aktivitas <a href="https://www.buanatv.com/tag/gempa/" target="_blank">gempa</a> susulan diperkirakan masih berlangsung hingga tiga sampai empat pekan setelah <a href="https://www.buanatv.com/tag/gempa/" target="_blank">gempa</a> utama atau sekitar awal September 2026.</p>[adsense]<p>Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan <a href="https://www.buanatv.com/tag/bnpb/" target="_blank">BNPB</a> Berton SP Panjaitan mengatakan pola <a href="https://www.buanatv.com/tag/gempa/" target="_blank">gempa</a> susulan masih akan terjadi dalam beberapa pekan ke depan.<br>"Pola ini (<a href="https://www.buanatv.com/tag/gempa/" target="_blank">gempa</a> bumi susulan) akan berlangsung sampai 3-4 minggu setelah <a href="https://www.buanatv.com/tag/gempa/" target="_blank">gempa</a> utama terjadi," kata Berton, Selasa (25/8/2026).Berdasarkan data BMKG yang disampaikan <a href="https://www.buanatv.com/tag/bnpb/" target="_blank">BNPB</a>, <a href="https://www.buanatv.com/tag/gempa/" target="_blank">gempa</a> susulan telah mencapai 7.029 kejadian. Kekuatan <a href="https://www.buanatv.com/tag/gempa/" target="_blank">gempa</a> susulan bervariasi, mulai dari Magnitudo 6,2 hingga yang terkecil Magnitudo 1,1.</p><p>"Sebagaimana kita tahu bahwa <a href="https://www.buanatv.com/tag/gempa/" target="_blank">gempa</a> yang terjadi pada 15 Agustus 2026 bahwa berkekuatan 7,7 SR itu disertai <a href="https://www.buanatv.com/tag/gempa/" target="_blank">gempa</a> susulan. Saat ini <a href="https://www.buanatv.com/tag/gempa/" target="_blank">gempa</a> susulan sudah tercatat di BMKG sebanyak 7.029 kali," ujarnya.Aktivitas <a href="https://www.buanatv.com/tag/gempa/" target="_blank">gempa</a> susulan juga dapat terjadi dengan frekuensi tinggi dalam satu hari. Pada Senin (24/8/2026) saja, tercatat 141 <a href="https://www.buanatv.com/tag/gempa/" target="_blank">gempa</a> susulan.</p>[adsense]<p>Kondisi tersebut membuat masyarakat di sejumlah wilayah terdampak masih harus meningkatkan kewaspadaan. Gempa susulan juga menjadi salah satu faktor yang membuat sebagian warga memilih tetap berada di lokasi pengungsian.Sementara itu, <a href="https://www.buanatv.com/tag/bnpb/" target="_blank">BNPB</a> mencatat jumlah korban meninggal akibat dampak <a href="https://www.buanatv.com/tag/gempa/" target="_blank">gempa</a> NTT telah mencapai 103 orang hingga Selasa (25/8/2026).</p><p>Data tersebut mencakup korban yang meninggal akibat dampak langsung maupun tidak langsung dari bencana <a href="https://www.buanatv.com/tag/gempa/" target="_blank">gempa</a>. Selain korban meninggal, ribuan warga juga mengalami luka-luka dan terdampak kerusakan rumah maupun fasilitas umum.Pemerintah bersama <a href="https://www.buanatv.com/tag/bnpb/" target="_blank">BNPB</a> dan sejumlah instansi terkait terus melakukan penanganan di wilayah terdampak, termasuk pemantauan aktivitas <a href="https://www.buanatv.com/tag/gempa/" target="_blank">gempa</a>, pelayanan kesehatan, distribusi bantuan serta pemenuhan kebutuhan warga yang masih mengungsi.</p>[adsense]<p><a href="https://www.buanatv.com/tag/bnpb/" target="_blank">BNPB</a> mengimbau masyarakat tetap mengikuti informasi resmi dari BMKG dan pemerintah daerah selama aktivitas <a href="https://www.buanatv.com/tag/gempa/" target="_blank">gempa</a> susulan masih berlangsung.* (in/dh)Badan Nasional Penanggulangan Bencana (<a href="https://www.buanatv.com/tag/bnpb/" target="_blank">BNPB</a>) mencatat 7.029 <a href="https://www.buanatv.com/tag/gempa/" target="_blank">gempa</a> susulan terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah <a href="https://www.buanatv.com/tag/gempa/" target="_blank">gempa</a> utama Magnitudo 7,7 pada Sabtu (15/8/2026). Aktivitas <a href="https://www.buanatv.com/tag/gempa/" target="_blank">gempa</a> susulan diperkirakan masih berlangsung hingga tiga sampai empat pekan setelah <a href="https://www.buanatv.com/tag/gempa/" target="_blank">gempa</a> utama atau sekitar awal September 2026.Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan <a href="https://www.buanatv.com/tag/bnpb/" target="_blank">BNPB</a> Berton SP Panjaitan mengatakan pola <a href="https://www.buanatv.com/tag/gempa/" target="_blank">gempa</a> susulan masih akan terjadi dalam beberapa pekan ke depan.<br>"Pola ini (<a href="https://www.buanatv.com/tag/gempa/" target="_blank">gempa</a> bumi susulan) akan berlangsung sampai 3-4 minggu setelah <a href="https://www.buanatv.com/tag/gempa/" target="_blank">gempa</a> utama terjadi," kata Berton, Selasa (25/8/2026).</p><p>Temukan lebih banyak<br>Berita Lokal<br>hukum<br>Berita Olahraga</p>[adsense]    Baca Juga:</p>[adsense]<p>        11 Hari Diguncang 7.029 Gempa Susulan, Korban Tewas Gempa NTT Bertambah Jadi 103 OrangBerdasarkan data BMKG yang disampaikan <a href="https://www.buanatv.com/tag/bnpb/" target="_blank">BNPB</a>, <a href="https://www.buanatv.com/tag/gempa/" target="_blank">gempa</a> susulan telah mencapai 7.029 kejadian. Kekuatan <a href="https://www.buanatv.com/tag/gempa/" target="_blank">gempa</a> susulan bervariasi, mulai dari Magnitudo 6,2 hingga yang terkecil Magnitudo 1,1.</p><p>"Sebagaimana kita tahu bahwa <a href="https://www.buanatv.com/tag/gempa/" target="_blank">gempa</a> yang terjadi pada 15 Agustus 2026 bahwa berkekuatan 7,7 SR itu disertai <a href="https://www.buanatv.com/tag/gempa/" target="_blank">gempa</a> susulan. Saat ini <a href="https://www.buanatv.com/tag/gempa/" target="_blank">gempa</a> susulan sudah tercatat di BMKG sebanyak 7.029 kali," ujarnya.Aktivitas <a href="https://www.buanatv.com/tag/gempa/" target="_blank">gempa</a> susulan juga dapat terjadi dengan frekuensi tinggi dalam satu hari. Pada Senin (24/8/2026) saja, tercatat 141 <a href="https://www.buanatv.com/tag/gempa/" target="_blank">gempa</a> susulan.</p>[adsense]<p>Kondisi tersebut membuat masyarakat di sejumlah wilayah terdampak masih harus meningkatkan kewaspadaan. Gempa susulan juga menjadi salah satu faktor yang membuat sebagian warga memilih tetap berada di lokasi pengungsian.<br>Temukan lebih banyak<br>Liputan Khusus<br>Berita Internasional<br>PolitikSementara itu, <a href="https://www.buanatv.com/tag/bnpb/" target="_blank">BNPB</a> mencatat jumlah korban meninggal akibat dampak <a href="https://www.buanatv.com/tag/gempa/" target="_blank">gempa</a> NTT telah mencapai 103 orang hingga Selasa (25/8/2026).</p><p>Data tersebut mencakup korban yang meninggal akibat dampak langsung maupun tidak langsung dari bencana <a href="https://www.buanatv.com/tag/gempa/" target="_blank">gempa</a>. Selain korban meninggal, ribuan warga juga mengalami luka-luka dan terdampak kerusakan rumah maupun fasilitas umum. Pemerintah bersama <a href="https://www.buanatv.com/tag/bnpb/" target="_blank">BNPB</a> dan sejumlah instansi terkait terus melakukan penanganan di wilayah terdampak, termasuk pemantauan aktivitas <a href="https://www.buanatv.com/tag/gempa/" target="_blank">gempa</a>, pelayanan kesehatan, distribusi bantuan serta pemenuhan kebutuhan warga yang masih mengungsi.<hr></p>[adsense]<p><a href="https://www.buanatv.com/tag/bnpb/" target="_blank">BNPB</a> mengimbau masyarakat tetap mengikuti informasi resmi dari BMKG dan pemerintah daerah selama aktivitas <a href="https://www.buanatv.com/tag/gempa/" target="_blank">gempa</a> susulan masih berlangsung.* (in/dh)Artikel ini sudah tayang di www.bitvonline.com pada 25 Agustus 2026 pukul 20.08 WIB<br>Judul artikel: 7.029 Kali Bumi Bergetar, <a href="https://www.buanatv.com/tag/bnpb/" target="_blank">BNPB</a> Prediksi Gempa Susulan NTT Baru Reda Awal September<br>Link Artikel: https://www.bitvonline.com/nasional/76245/7029-kali-bumi-bergetar-bnpb-prediksi-<a href="https://www.buanatv.com/tag/gempa/" target="_blank">gempa</a>-susulan-ntt-baru-reda-awal-september/</p>[adsense]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://www.buanatv.com/cdn/uploads/images/2026/08/_537_7-029-Kali-Bumi-Bergetar--BNPB-Prediksi-Gempa-Susulan-NTT-Baru-Reda-Awal-September--Artikel-ini-sudah-tayang-di-www-bitvonline-com-pada-25-Agustus-202.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.buanatv.com/Berita/1/7029-kali-bumi-bergetar-bnpb-prediksi-gempa-susulan-ntt-baru-reda-awal-september/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>